Danantara Bikin Kejutan Besar Diam-diam Indonesia mau Kuasai 3 FONDASI Industri Dunia By PT Jasa Konsultan Keuangan

Danantara Bikin Kejutan Besar! Diam-diam Indonesia mau Kuasai 3 FONDASI Industri Dunia By PT Jasa Konsultan Keuangan ##

1. Latar belakang: dari “negara pasar” ke “negara produsen fondasi” Selama puluhan tahun Indonesia lebih banyak berperan sebagai:

Penyedia bahan mentah (minyak mentah, batubara, CPO, nikel ore)
Pasar produk jadi (petrokimia, baja khusus, komponen baterai, elektronik, dll.) Akibatnya: – Nilai tambah terbesar lari ke luar negeri – Industri teknologi tinggi sulit tumbuh karena bahan baku kunci masih impor – Kedaulatan energi & teknologi mudah diguncang gejolak global Pembentukan Danantara Indonesia Sovereign Fund pada 2025 adalah upaya mengubah pola itu.

Danantara dirancang sebagai sovereign wealth fund (SWF) kedua Indonesia yang meniru model Temasek/Kazhanah: memegang aset strategis (Bank Mandiri, BRI, BNI, Pertamina, PLN, Telkom, MIND ID) dengan potensi kelolaan hingga sekitar US$900 miliar ketika sepenuhnya beroperasi. Dengan “amunisi” sebesar ini, Danantara mulai diarahkan bukan hanya membeli saham keuangan atau proyek biasa, tetapi masuk ke jantung industri hulu dunia. Tiga di antaranya digambarkan di video INFOAWIBISANA:

1. Petrokimia
2. Baterai kendaraan listrik (EV battery)
3. Baja Tiga sektor ini bisa disebut “fondasi peradaban industri modern”. Tanpa ketiganya, tidak ada: – Smartphone, komputer, chip AI – Mobil listrik & baterai grid skala besar – Infrastruktur fisik (jembatan, pelabuhan, kereta cepat, gedung, pabrik) ##

2. Siapa dan apa itu Danantara? Secara resmi, Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara) adalah:
SWF milik negara yang diluncurkan 24 Februari 2025 – Diisi aset tujuh BUMN besar: Mandiri, BRI, BNI, Pertamina, PLN, Telkom, MIND ID – Diproyeksikan mengelola dana awal sekitar US$20 miliar dengan potensi aset hingga US$900 miliar dalam jangka panjang – Dipimpin CEO Rosan Roeslani, dengan CIO Pandu Sjahrir dan COO Dony Oskaria Visi resminya: menjadi global investment firm setara Temasek (Singapura) atau Khazanah (Malaysia).

Namun di balik itu ada visinya yang lebih dalam: menjadikan Danantara “mesin pengendali aset stratejik” Indonesia sehingga:
– Aset BUMN yang tersebar bisa dikendalikan dengan satu strategi investasi
– Negara punya alat finansial jangkung untuk membeli atau masuk ke proyek raksasa

– termasuk milik korporasi global
– tanpa harus membebani APBN secara langsung Tentu saja, ada juga sorotan publik: desain Danantara menimbulkan kekhawatiran soal transparansi karena pengawasan BPK, BPKP, dan KPK terhadap aset yang dikelola tidak langsung seperti BUMN biasa, sehingga tata kelola, integritas manajemen, dan keterbukaan informasi menjadi kunci hidup-matinya lembaga ini. ##

3. Fondasi pertama: Petrokimia – “roh material” teknologi modern ###
3.1. Kenapa petrokimia begitu penting? Petrokimia mengubah minyak & gas menjadi: – Polimer, plastik, resin – Bahan serat sintetis – Isolator & kemasan elektronik – Bahan komposit untuk otomotif & pesawat – Pelarut & bahan antara untuk ratusan industri lain Perkiraan sederhananya:
lebih dari 70% produk teknologi modern menyentuh petrokimia di salah satu tahap produksinya (dari casing HP, PCB, EV body, sampai komponen data center). Tanpa industri petrokimia kuat di dalam negeri, negara akan selamanya: – Terjebak sebagai pengekspor minyak/gas mentah – Mengimpor kembali produk bernilai tinggi – Rentan guncangan harga & pasokan global ###

3.2. Manuver Danantara: Lotte Chemical Cilegon Lotte Chemical Cilegon adalah salah satu proyek petrokimia terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai investasi sekitar US$4 miliar. Langkah yang sedang digodok:
– Lotte menawarkan sekitar 35% saham di proyek tersebut kepada Danantara dengan nilai ekuitas sekitar US$1,7 miliar
– Negosiasi kemudian mengerucut ke kisaran 25–30% saham yang saat ini masih dikaji dengan prinsip kehati-hatian (due diligence mendalam) Artinya, bila kesepakatan tercapai:
– Indonesia bukan hanya tuan rumah proyek
– Tetapi juga pemegang saham signifikan dalam salah satu pabrik bahan baku utama teknologi di kawasan Dampak strategis bila deal ini jadi: 1. Substitusi impor besar-besaran untuk bahan baku plastik & kimia dasar.

2. Basis bahan baku untuk industri hilir: otomotif, elektronik, kemasan, farmasi, dan lain-lain. 3. Posisi tawar global Indonesia naik karena menguasai mata rantai penting petrokimia Asia Tenggara. ##

4. Fondasi kedua: Baterai EV – “jantung” era energi baru ###
4.1. Baterai sebagai pusat peradaban energi berikutnya Baterai EV bukan sekadar baterai mobil listrik. Ia adalah:
Penyimpan energi untuk jaringan listrik berbasis energi terbarukan
– “Power bank raksasa” yang menyetabilkan pasokan dari surya, angin, dan PLTA – Sumber daya listrik untuk data center & server AI agar tetap menyala 24/7
– Kunci elektifikasi sektor transportasi (darat, laut, udara jarak dekat) Dengan kata lain, bila abad ke-20 dikuasai oleh negara pemilik minyak, abad ke-21 akan dipimpin oleh negara penguasa rantai pasok baterai. ###

4.2. Ekspansi EcoPro & peluang Danantara Perusahaan Korea Selatan EcoPro (pemain besar material katoda NCM untuk baterai EV) menyiapkan investasi baru di Indonesia sekitar US$2 miliar untuk memperluas rantai pasok baterai kendaraan listrik. Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa:
– EcoPro bukan hanya berinvestasi pabrik,
– Tetapi juga membuka peluang kepemilikan saham bagi Danantara dalam proyek baterai EV tersebut. Jika peluang ini diwujudkan:

1. Indonesia tidak hanya jadi penyedia nikel mentah, tetapi juga pemilik pabrik material bernilai tinggi (katoda/anoda).
2. Rantai pasok baterai – dari tambang nikel → smelter → material aktif → sel baterai → pack – sebagian besar terjadi di dalam negeri.
3. Indonesia berpotensi menjadi “Arab Saudi di era energi terbarukan”: negara yang menguasai “minyak baru” berupa baterai & materialnya. ##

5. Fondasi ketiga: Baja – “ibu dari semua industri” ###
5.1. Kenapa baja disebut mother of industry? Baja hadir di hampir semua proyek: – Gedung, jembatan, pelabuhan, bandara, kereta, kilang – Kapal, alat berat, peralatan militer – Struktur pabrik, tiang transmisi listrik, pipa besar, dll. Produksi & konsumsi baja sering digunakan sebagai indikator: – Seberapa cepat sebuah negara membangun infrastrukturnya – Seberapa dalam struktur industrinya ###

5.2. Krakatau Posco dan sinergi hilirisasi Krakatau Posco adalah joint venture antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea, yang menjadi salah satu pemain penting baja canai panas dan produk baja konstruksi di Indonesia. Beberapa perkembangan penting:
– Pengembangan gudang HRC modern di Cilegon dengan investasi sekitar US$16 juta untuk meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing produk HRC nasional.
– Fokus pada inovasi baja tahan gempa (Seismic Grade Steel) untuk kebutuhan konstruksi di wilayah ring of fire seperti Indonesia.
– Sinergi Krakatau Steel Group dengan Krakatau Posco untuk memperkuat TKDN dan rantai pasok bahan baku domestik (melalui Krakatau Global Trading yang memasok 18.000 ton ore per bulan untuk Krakatau Posco).
– Dukungan Danantara berupa rencana modal kerja hingga US$500 juta untuk membantu hilirisasi dan penguatan arsitektur industri baja nasional sebagai bagian dari strategi nasional mengurangi ketergantungan impor baja.

Jika sinergi Danantara – Krakatau Steel – Krakatau Posco berjalan mulus, Indonesia bisa:
1. Menjadi pemain kunci baja kawasan ASEAN, bukan sekadar pasar impor.
2. Memastikan pembangunan IKN, pelabuhan, kereta cepat, industri maritim, hingga infrastruktur militer menggunakan baja nasional.
3. Mengamankan rantai pasok baja untuk puluhan tahun ke depan. ##

6. Dampak makro: apa artinya bagi masa depan Indonesia? ###
6.1. Hilirisasi yang “benar-benar sampai ujung” Hilirisasi selama ini sering berhenti di level smelter (nikel jadi ferronickel/NPI). Dengan masuk ke:
– Petrokimia kelas dunia – Material & baterai EV
– Baja bernilai tambah tinggi Indonesia mulai masuk ke hilirisasi tahap akhir, di mana:
– Margin keuntungan jauh lebih besar
– Kebutuhan teknologi lebih kompleks
– Efek pengganda ke industri lainnya juga lebih kuat ###

6.2. Kedaulatan energi & teknologi Gabungan tiga fondasi ini menjawab dua isu utama:
1. Energi masa depan – Baterai EV + PLTS/PLTA → stabilitas energi hijau – Mendukung data center AI, industri digital, smart city
2. Teknologi & infrastruktur – Petrokimia → bahan baku elektronik & komponen – Baja → tulang punggung infrastruktur fisik Dengan begitu, Indonesia mengurangi ketergantungan pada: – Impor bahan baku kritis – Teknologi yang mudah terganggu konflik geopolitik ###

6.3. Neraca perdagangan & nilai tukar – Substitusi impor petrokimia & baja → menghemat devisa besar – Ekspor produk hilir baterai dan petrokimia → menambah surplus perdagangan – Dalam jangka panjang, ini memperkuat stabilitas rupiah dan cadangan devisa. ###

6.4. Lapangan kerja & transfer teknologi Proyek-proyek ini:
– Menyerap ribuan tenaga kerja langsung & tidak langsung
– Memaksa transfer teknologi dari mitra global (Lotte, EcoPro, Posco)
– Mendorong universitas dan politeknik mengembangkan kurikulum baru di petrokimia, material baterai, dan baja khusus. ##

7. Risiko & tantangan Langkah sebesar ini tentu tidak bebas risiko:
1. Tata kelola Danantara – Desain pengawasan yang terbatas membuat publik khawatir akan potensi salah urus ala 1MDB bila governance tidak kuat. – Perlu transparansi, audit berkala (meski by request DPR), dan manajemen profesional yang benar-benar independen.
2. Risiko finansial proyek besar – Proyek petrokimia & baterai adalah proyek multi-miliar dolar dengan risiko pasar, teknologi, dan lingkungan. – Salah hitung permintaan global atau perubahan regulasi bisa membuat aset ini kurang optimal.
3. Sustainability & lingkungan – Petrokimia & baja punya jejak karbon tinggi; harus ada strategi dekarbonisasi (CCUS, green hydrogen, energi terbarukan). – Jika tidak, proyek bisa terjepit regulasi global soal emisi.
4. Volatilitas pasar EV & baja – Permintaan EV dan harga baja sangat dipengaruhi siklus ekonomi global. – Butuh strategi lindung nilai (hedging), diversifikasi produk, dan fleksibilitas kapasitas. ##

8. Ruang pengembangan: integrasi AI, blockchain, dan keuangan modern Supaya tiga fondasi ini tidak hanya besar di fisik, tapi juga canggih di sistem, Indonesia bisa mengintegrasikan:
AI – Optimasi proses produksi (petrokimia, baterai, baja) – Prediksi permintaan & harga global – Maintenance prediktif pabrik (mengurangi downtime)
Blockchain & DLT – Pencatatan rantai pasok bahan baku → produk akhir (traceability) – Skema pembiayaan hijau (green bond/green token) berbasis data real-time – Transparansi bagi investor dan regulator
Sistem akuntansi & keuangan tingkat lanjut – Pengukuran kinerja proyek oleh lembaga profesional (seperti PT Jasa Konsultan Keuangan) – Integrasi dengan standar internasional (IFRS, ESG, green taxonomy) – Desain model bisnis yang bisa menarik dana institusional global (pension fund, sovereign fund lain, dll.)

Ini membuka peluang lahirnya “arsitektur keuangan-industri baru” Indonesia yang:
– Aset riilnya → petrokimia, baterai, baja
– Aset digitalnya → data, token, green credit, karbon, dan lain-lain ##

9. Kesimpulan: apa makna “kejutan besar” Danantara? Jika disarikan, “kejutan besar” Danantara adalah: Indonesia diam-diam sedang memindahkan pusat gravitasi industri modern ke dalam radius kedaulatannya sendiri. Dengan menguasai:
1. Petrokimia → bahan baku hampir semua teknologi
2. Baterai EV → jantung energi masa depan
3. Baja → tulang punggung infrastruktur fisik Indonesia sedang: – Naik kelas dari “penyedia bahan mentah” menjadi “pemilik fondasi industri dunia” – Menyiapkan diri bukan sekadar ikut arus, tetapi ikut menentukan arah perkembangan industri global dalam beberapa dekade ke depan.

Bersama

PT. Jasa Konsultan Keuangan
PT. Jasa Laporan keuangan
PT.
BlockMoney Blockchain Indonesia


“Selamat Datang di Masa Depan”
Smart Way to Accounting Solutions


Bidang Usaha / jasa:
ACCOUNTING Service
– Peningkatan Profit Bisnis (Increased Profit Business Service)
– Pemeriksaan Pengelolaan (Management Keuangan Dan Akuntansi, Due Diligent)
KONSULTAN pajak (TAX Consultant)
– Studi Kelayakan (Feasibility Study)
– Projek Proposal / Media Pembiayaan
– Pembuatan PERUSAHAAN Baru
– Jasa Digital MARKETING (DIMA)
– Jasa Digital EKOSISTEM (DEKO)
– Jasa Digital EKONOMI (DEMI)
– 10 Peta Uang BLOCKCHAIN

Hubungi: Widi Prihartanadi / Wendy Via Jonata :0813 8070 0057 / 0811 1085 705

Email: headoffice@jasakonsultankeuangan.co.id
cc:
jasakonsultankeuanganindonesia@gmail.com
jasakonsultankeuangan.co.id

PT JASA KONSULTAN KEUANGAN INDONESIA https://share.google/M8r6zSr1bYax6bUEj

https://g.page/jasa-konsultan-keuangan-jakarta?share

 

WebSite :

https://blockmoney.co.id/

https://jasakonsultankeuangan.co.id/

https://sumberrayadatasolusi.co.id/

https://jasakonsultankeuangan.com/

https://jejaringlayanankeuangan.co.id/

https://skkpindotama.co.id/

https://mmpn.co.id/

https://marineconstruction.co.id/

https://g.page/jasa-konsultan-keuangan-jakarta?share

 

Sosial media:

https://www.instagram.com/p/B5RzPj4pVSi/?igshid=vsx6b77vc8wn/

https://twitter.com/pt_jkk/status/1211898507809808385?s=21

https://www.facebook.com/JasaKonsultanKeuanganIndonesia

https://linkedin.com/in/jasa-konsultan-keuangan-76b21310b

https://youtube.com/@jasakonsultankeuangan2387


Digital EKOSISTEM (DEKO) Web KOMUNITAS (WebKom) PT JKK DIGITAL:
Platform komunitas corporate BLOCKCHAIN industri keuangan

#JasaKonsultanKeuangan #BlockMoney #jasalaporankeuangan #jasakonsultanpajak #jasamarketingdigital
#JejaringLayananKeuanganIndonesia #jkkinspirasi #jkkmotivasi #jkkdigital #jkkgroup

#sumberrayadatasolusi #satuankomandokesejahteraanprajuritindotama
#blockmoneyindonesia  #marinecontruction #mitramajuperkasanusantara #jualtanahdanbangunan
#jasakonsultankeuangandigital #sinergisistemdansolusi #Accountingservice #Tax #Audit #pajak #PPN

Balas Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edit Template

Jl. Ahmad Yani No.kav20, Marga Jaya, Kec. Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17141

Need Help

Hubungi kami

jasajualbelilaptop@gmail.com

© 2025 Jual Beli Laptop