Portofolio Permanen 5050 Bitcoin & Ekuitas Sintesis Resmi Versi Widi Prihartanadi x Blueprint Timothy Ronald By PT Jasa Konsultan Keuangan

🚀 BLUE-GOLD WEALTH MAP™ — Portofolio Permanen 50/50 Bitcoin & Ekuitas

Sintesis Resmi Versi Widi Prihartanadi x Blueprint Timothy Ronald

(Sistem AI Tertinggi – Tanpa Batas)

⭐ BAGIAN 1 — PORTOFOLIO FINAL 50/50 (REAL, PRAKTIS, SIAP DIPAKAI)

Di bawah ini adalah contoh alokasi portofolio permanen 50% Bitcoin — 50% Ekuitas & Kas, dengan detail angka nyata, siap dipakai, stabil, mengikuti prinsip:

Build Cash Flow

Buy Only the Best Asset         Hold 10 Years

Permanent Capital      Serve Others

Saya buat versi final:

Portofolio Total Rp 1 Miliar (bisa diskalakan naik/turun).

🔵 1. 50% — BITCOIN PERMANENT CAPITAL

Rp 500.000.000 → Bitcoin (BTC)

Strategi:

Beli bertahap (DCA) mingguan/bulanan         Target jangka panjang 10–20 tahun

Disimpan di wallet self-custody (Ledger/Trezor)   Tidak dijual → permanent fund

Fokus pada akumulasi sats, bukan harga

Tujuan:

Menjadi Store of Value digital utama yang mengungguli inflasi fiat dan memberikan compounding non-stop.

🟡 2. 50% — EKUITAS & KAS (GLOBAL + INDONESIA)

Total Rp 500.000.000

A.  Ekuitas Global — 30% (Rp 300.000.000)

Pilih indeks terbaik dunia:

  1. S&P 500 ETF (SPY/VUSD/IVV) — 20%

Isi: Apple, Microsoft, Nvidia

CAGR historis: 10–12% per tahun

  1. MSCI World ETF — 10%

Diversifikasi 23 negara maju Return stabil jangka panjang

B.  Ekuitas Indonesia — 15% (Rp 150.000.000)

Hanya saham “Prime Quality”:

  1. BBCA (BCA) — 10%

Raja net interest income

Manajemen terbaik di Indonesia

Cocok sebagai permanent holding

  1. TLKM atau UNVR — 5%

Dividen stabil       Bisnis defensif

C.  Kas & Dana Likuid — 5% (Rp 50.000.000)

  • Disimpan di: BCA / Jago / Digibank
  • Dipakai untuk DCA tambahan saat market crash
  • Menjaga ketahanan portofolio

📌 RINGKASAN TABEL

 

Kategori Alokasi Nilai Tujuan
Bitcoin 50% Rp 500 Juta Store of Value & Compounding
S&P 500 ETF 20% Rp 200 Juta Aset terbaik dunia
MSCI World 10% Rp 100 Juta Diversifikasi negara

 

Kategori Alokasi Nilai Tujuan
BBCA 10% Rp 100 Juta Prime Banking Indonesia
TLKM/UNVR 5% Rp 50 Juta Dividen Stabil
Kas 5% Rp 50 Juta Amankan crash opportunity

 

⭐ BAGIAN 2 — ARSITEKTUR PORTOFOLIO BLUE-GOLD™

(Integrasi Ala Widi Prihartanadi — Mode Quantum AI)

Portofolio ini langsung diselaraskan dengan:

🔥 1. Blue-Gold Master Protocol

Struktur permanen       Tanpa spekulasi

Hanya aset prime

Disusun seperti Harvard Endowment x Berkshire Hathaway

🔥 2. Quantum-AI Governance System

AI memantau volatilitas Rebalancing otomatis

Prediksi makro → tanpa emosi        Ketahanan anti krisis

🔥 3. Blockchain CLCI (Ekosistem Widi)      CLCI dapat menjadi side-asset atau hedge           Struktur tokenisasi aset real

Integrasi Big Data & DeFi Tools

 

⭐ BAGIAN 3 — LANGKAH IMPLEMENTASI 10/10

(Praktis untuk langsung dilakukan)

🟦 Langkah 1 — Akun Investasi

Binance → BTC

IPOT / Bibit → ETF internasional

Ajaib / Stockbit → saham Indonesia

🟨 Langkah 2 — Pola Pembelian

Minggu 1: BTC 20 juta

Minggu 2: ETF 20 juta

Minggu 3: BTC 20 juta

Minggu 4: Saham 20 juta

DCA → anti stres.

🟥 Langkah 3 — Penyimpanan

Cold wallet

12 word seed phrase → disimpan Blue-Gold Vault         Tidak dipinjamkan, tidak diperdagangkan

🟩 Langkah 4 — Evaluasi Tahunan

Cek 31 Desember tiap tahun        Rebalance kembali ke 50/50

Tambahkan cashflow baru dari bisnis

 

⭐ BAGIAN 4 — KESIMPULAN 10/10

Portofolio 50/50 ini adalah pondasi kekayaan permanen yang tidak akan runtuh.

🔥 Bitcoin → lindung nilai masa depan

🔥 S&P 500 → pertumbuhan ekonomi dunia

🔥 BBCA → stabilitas Indonesia

🔥 Kas → amunisi perang saat crash

🔥 AI → menjaga disiplin

🔥 Blue-Gold Protocol → menjadi sistem kekayaan abadi

 

🎯 BAGIAN 5 — 3 PILIHAN JUDUL MENARIK & VIRAL

1️⃣ “BLUE-GOLD WEALTH MAP™: Cara Membangun Kekayaan Permanen dengan Portofolio 50/50 ala Triliuner Modern”

 

2️⃣ “Formula Kekayaan 1 Triliun: Portofolio Bitcoin + Ekuitas yang Tidak Bisa Dikalahkan Waktu”

3️⃣ “Blueprint Kekayaan Abadi: Strategi 50/50 Bitcoin & Ekuitas yang Dipakai Para Penguasa Modal Dunia”

 

🎖 REKOMENDASI TERBAIK (Final Pilihan Utama)

⭐ “BLUE-GOLD WEALTH MAP™: Cara Membangun Kekayaan Permanen dengan Portofolio 50/50 ala Triliuner Modern”

Ini paling viral, paling kuat, paling mencerminkan:   AI

Blue-Gold       Bitcoin

Permanent Capital      Wealth Building

 

BLUE-GOLD WEALTH MAP™ — Portofolio Permanen 50/50 Bitcoin & Ekuitas

Sintesis Resmi Versi Widi Prihartanadi x Blueprint Timothy Ronald

Ini adalah rangkuman dan pengembangan dari video YouTube “Dari 0 Ke 1 Triliun: Ini Blueprint Rahasia Gua (AC SUMMIT 2025)” oleh Timothy Ronald, yang menceritakan perjalanan dari nol hingga menemukan blueprint untuk membangun kekayaan besar, dengan fokus

pada investasi dan pasar modal.

1.  Relentless Focus dan Permulaan Modal

  1. Jual Sedotan & Bekerja Keras

Timothy memulai dengan jualan sedotan stainless seharga sekitar Rp30.000 per buah untuk mendapatkan modal awal.

Dari sini ia melihat orang tuanya terjebak dalam “Race” – siklus kerja cari uang hari ke hari – dan bertekad mengakali sistem, bukan hanya ikut arus.

  1. Awal Menemukan Pasar Modal

Di usia sekitar 14–15 tahun, ia menemukan konsep pasar modal & investasi,

terinspirasi Warren Buffett yang menunjukkan bahwa kita tidak perlu sepintar Jeff Bezos untuk kaya – cukup dengan membeli saham perusahaan besar yang bagus dan menahan dalam jangka panjang.

  1. Relentless Focus (Fokus yang Tak Kenal Lelah)

Ia menekankan pentingnya fokus di satu bidang:         Bill Gates → fokus ke Microsoft

Warren Buffett → fokus ke investasi

Bukan lompat-lompat ke 10 hal sekaligus, tetapi menggali satu tambang sampai jadi sumur emas.

  1. Mencari Capital Besar

Prinsip pertama yang ia temukan: kekayaan besar butuh capital besar.

Modal serius pertamanya datang dari digital marketing agency yang menghasilkan cash flow tinggi – ini jadi mesin penghasil bensin untuk investasi.

2.  Pelajaran dari Kripto: Hindari “Sampah”

  1. Peringatan Altcoin

Timothy mulai masuk Bitcoin sekitar 2016, lalu bangkrut karena all-in ke satu altcoin (IOTA) yang anjlok parah.

Pengalaman pahit ini menjadi titik balik prinsip investasi.

  1. Prinsip Kedua: Analisis & Hindari Sampah

Dari situ lahir prinsip:

“Jangan beli sampah.”

Investasikan modal hanya ke aset terbaik:

  • Bitcoin
  • Ethereum
  • atau perusahaan dengan fundamental super kuat.

Di kantornya, ia bahkan membuat lukisan perbandingan antara Bitcoin dan banyak altcoin yang sudah “mati”, sebagai pengingat bahwa:

Mayoritas altcoin bukan instrumen jangka panjang,

Banyak yang dibuat dengan orientasi mengambil uang investor, bukan membangun nilai fundamental.

3.  Kritik Model Startup dan Pentingnya Partner

  1. “Fuck Startup” – Kritik Growth at All Cost

Setelah membangun perusahaan edukasi Ternak Uang, ia menyadari cacatnya model “growth at all cost” ala startup:

Growth dikejar dengan bakar uang,

Tidak ada fokus pada cash flow sehat dan compounding,        Mudah tumbang saat siklus ekonomi berubah.

  1. Permanent Capital Model

Ia lalu beralih ke model Permanent Capital ala Harvard Endowment dan Berkshire Hathaway:   Keuntungan tidak ditarik, tapi diinvestasikan kembali secara permanen.

Tidak ada mindset “exit secepat mungkin”, tapi membangun kekayaan lintas generasi.

  1. Momen dengan CZ (Founder Binance)

Pertemuannya dengan CZ (Changpeng Zhao) menguatkan keyakinannya:          CZ menyatakan: Bitcoin adalah future,

90% asetnya ada di Bitcoin.

Ini memperkuat positioning Bitcoin sebagai tulang punggung portofolio jangka panjang, bukan sekadar trading.

  1. Prinsip Keempat: Choose Your Partner Wisely

Partner yang salah = bisa menghancurkan usaha, reputasi, dan capital.      Partner yang benar:

Sevisi soal jangka panjang,       Sejalan etika & integritas,

Mengerti konsep Permanent Capital, bukan sekadar “naik valuasi, exit, selesai”.

4.  The Ultimate Blueprint: Cash Flow & Permanent Capital

  1. Sumber Kekayaan: 3 Komponen

Timothy merumuskan bahwa kekayaan besar lahir dari kombinasi:

  1. Cash Flow → Mesin yang terus mengalirkan
  2. Capital → Berapa besar yang bisa ditabung &
  3. Compounding → Waktu + return yang terus
  1. The Business of Money

Dari sejarah keluarga kaya yang bertahan sampai 500 tahun (Medici, Fugger, Rothschild), ia menyimpulkan:

 

“The only business worth doing is the business of money.”

Di zaman sekarang, “bisnis uang” berarti:

Mengelola dana,

Menguasai aliran modal,

Menjadi infrastruktur keuangan, bukan sekadar penggunanya.

  1. Roadmap Masa Depan

Roadmap pribadi Timothy:

Membangun Permanent Capital Fund

Fokus di tiga sektor besar:

  1. Blockchain
  2. Media (edukasi & narasi pasar)
  3. New Energy (tren masa depan)

5.  Takeaway Akhir (Cheat Code 1 Triliun)

Ia merangkum blueprint-nya menjadi 5 langkah praktis:

  1. Build Cash Flow

Bangun mesin penghasil uang (bisnis, jasa, agency, dll).

  1. Buy Asset

Beli aset terbaik seperti Bitcoin, S&P 500, BCA, dan lakukan alokasi secara konsisten.

  1. Focus 10 Years

Tahan aset berkualitas minimal 10 tahun, bukan trading emosional harian.

  1. Build Your Name

Bangun nama baik, kredibilitas, reputasi – ini menjadikan Anda magnet modal.

  1. Serve Others

 

Layani orang lain, bantu mereka keluar dari “Race” – memberi tujuan yang lebih besar dari sekadar angka.

Di akhir presentasi, Timothy juga mengumumkan rencananya membangun perusahaan baru di 2026 bersama Angga Diumasang Soko (pendiri Finema, pembuat film Jumbo) sebagai bagian dari ekspansi visi jangka panjang.

B. Pengembangan Lanjutan: Permanent Capital & Tech Hegemony

Bagian ini mengintegrasikan blueprint Timothy dengan konsep finansial, teknologi, dan strategi tingkat tertinggi:

1.  Relentless Focus & Moat Intelektual

Relentless Focus bukan cuma disiplin, tetapi:

Cara membangun Intellectual Moat: kemampuan memahami satu domain lebih dalam dari 99% orang.

Dengan moat ini, keputusan investasi menjadi:       Lebih akurat,

Lebih tahan badai,

Lebih mampu menciptakan alpha (return di atas pasar).

Secara matematika keuangan:

A = P (1 + r/n)^(n·t)

 

Semakin besar P (principal/modal awal),        Semakin lama t (waktu),

Maka A (future value) tumbuh eksponensial.

Karena itu, fokus awal ke bisnis margin tinggi (sedotan, digital agency, dsb.) adalah strategi mengumpulkan P sebesar mungkin secepat mungkin.

2.  Prinsip “Investasi Terbaik” & Compounding

  1. Bitcoin sebagai Store of Value (SoV)

Bitcoin memiliki pasokan terbatas (21 juta) dan tidak bisa dicetak seenaknya oleh bank sentral.      Di era inflasi fiat, BTC diposisikan sebagai:

Lawan sistem lama (hedge),

Digital property yang bisa dimiliki siapapun.

  1. Indeks Pasar Global (S&P 500, MSCI World)

Membeli indeks = menjadi pemilik perusahaan terbaik dunia sekaligus:     Diversifikasi negara,

Diversifikasi sektor,

 

Mengurangi risiko satu saham jatuh.

  1. Anti Spekulasi: “Jangan Beli Sampah”

Banyak altcoin:

Tidak punya ROIC jangka panjang,

Didesain sebagai alat extractive, bukan sebagai bisnis nyata.

Prinsip permanen: hindari aset tanpa fundamental & cash flow.

3.  Permanent Capital & Hegemoni Jangka Panjang

  1. PC vs VC

Permanent Capital (PC):

Fokus: Cash Flow + ROIC tinggi

Modal “permanen”, investor tidak bisa tarik seenaknya    Bisa ambil horizon 10–50 tahun

Venture Capital (VC) klasik:

Mengejar growth at all cost, Fokus ke exit (IPO, akuisisi),

Sering mengorbankan profitabilitas.

  1. Bisnis Uang di Era Digital

Menguasai “business of money” sekarang berarti:

  1. Media/Edukasi

Contoh: Akademi Crypto – menguasai narasi edukasi Bitcoin & investasi untuk publik.

  1. Infrastruktur Blockchain

Exchange, wallet, tokenisasi aset, on-ramp/off-ramp.

Ini sama seperti jadi bank dan bursa masa depan, bukan nasabahnya.

4.  Menguasai Tren Eksponensial (AI, Data, Blockchain)

Blueprint ini mengarahkan modal ke tiga “arus besar”:

  1. Data sebagai “Minyak Baru”

Perusahaan yang bisa mengkonversi data → Earnings & Compound Earnings (contoh: big tech, chip, data center) akan mendominasi.

  1. AI-Driven Economy

Perusahaan yang memakai AI akan naik kelas.            Yang menolak AI → tertinggal dan tenggelam.

  1. Wealth Transfer & Gen-Z

Kekayaan generasi Boomer akan mengalir ke Gen-Z & Milenial.        Generasi baru ini cenderung mengalokasikan ke:

 

Kripto,      AI,

New Energy & teknologi frontier.

5.  Blueprint Lima Pilar Aksi Praktis

Disusun kembali dalam format kerangka aksi:

 

Pilar Fokus Aksi Tujuan Strategis
1. Build Cash Flow Bangun bisnis/pekerjaan dengan Memperbesar P (principal) untuk di-
  margin tinggi & replikasi (agency, compounding.
  jasa online, dll.).  
2. Buy Asset Alokasikan ke aset kualitas Menempatkan modal di CAGR target
  terbaik (Bitcoin, indeks global, ±12–15%/tahun.
  saham bluechip).  
3. Focus 10 Years Tidak bongkar pasang portofolio Memaksimalkan efek time value of
  gegabah. money & menghindari kesalahan
    emosional.
4. Build Your Name Bangun personal & institutional Menjadi magnet modal dan akses
  brand yang kredibel. peluang besar.
5. Serve Others Edukasi, bantu komunitas, dan Menciptakan legacy & purpose di
  kembalikan value. atas kekayaan pribadi.

 

C. Contoh Portofolio 50% Bitcoin dan 50% Ekuitas & Kas

(Versi Super Detail – Sinkron dengan Blueprint di Atas)

CATATAN PENTING:

Ini contoh ilustratif edukasi, bukan rekomendasi pribadi. Untuk keputusan nyata perlu disesuaikan profil risiko, regulasi, dan kondisi keuangan masing-masing.

Agar konkret, kita pakai contoh portofolio Rp 1.000.000.000 (Rp 1 Miliar). Semua angka bisa diskalakan (tinggal dikali atau dibagi).

 

1.  Struktur Besar: 50% Bitcoin – 50% Ekuitas & Kas

 

Kategori Utama Persentase Nilai (Rp 1 M)
Bitcoin (BTC) 50% 500.000.000
Ekuitas Global 20% 200.000.000
Ekuitas Indonesia 20% 200.000.000
Kas & Dana Likuid 10% 100.000.000

 

 

  1. Rinciannya: Layer per Layer

🔵 A. 50% — BITCOIN (Store of Value Utama) Total: Rp 500.000.000

Tujuan:

Store of Value digital jangka sangat panjang.

Tidak di-trading harian, tapi disimpan seperti “tanah digital”.

Teknis Implementasi:

  1. Metode Pembelian (DCA):

Misal 12 bulan, beli ± Rp 40–45 juta/bulan.   DCA mengurangi risiko salah timing.

  1. Tempat Beli:

Exchange kripto yang legal & besar (misal: yang terdaftar di Bappebti / global kuat).

  1. Penyimpanan:

Setelah beli, dipindahkan ke cold wallet (Ledger, Trezor, dsb.).

Seed phrase (12/24 kata) disimpan di Blue-Gold Vault, tidak di-foto, tidak di-share.

  1. Aturan Emas:

Tidak dijual hanya karena FUD (berita buruk sementara). Hanya boleh dijual jika:

Ada kebutuhan hidup darurat benar-benar kritis, atau       Strategi portofolio jangka panjang berubah total.

 

🟡 B. 20% — EKUITAS GLOBAL (S&P 500 / MSCI World) Total: Rp 200.000.000

Tujuan:

 

Ikut pertumbuhan ekonomi dunia dan perusahaan-perusahaan besar global.      Menjadi tulang punggung “bisnis real” di luar kripto.

Komposisi Contoh:

  1. S&P 500 ETF – 14% portofolio (Rp 000.000) Isi: Apple, Microsoft, Nvidia, dsb.

Cocok untuk core holding jangka panjang.

  1. MSCI World / All-World ETF – 6% portofolio (Rp 000.000) Menambah exposure Eropa, Jepang, dsb.

Mengurangi risiko hanya Amerika saja.

Cara Eksekusi:

Buka akun di sekuritas / broker yang menyediakan ETF global (bisa lokal yang punya akses, atau broker luar yang legal).

Lakukan pembelian berkala (per bulan/kuartal).

Dividen, jika ada, di-reinvest otomatis (DRIP) agar compounding lebih kuat.

 

🟢 C. 20% — EKUITAS INDONESIA (Bluechip & Dividen) Total: Rp 200.000.000

Tujuan:

Menjadi pemilik perusahaan terbaik di Indonesia.            Menikmati pertumbuhan domestik + dividen.

Komposisi Contoh:

  1. BBCA (Bank Central Asia) – 12% portofolio (Rp 000.000) Bank paling kuat & profitabel di Indonesia.

Sejalan dengan banyak pemberitaan bahwa fund Timothy juga fokus ke Bitcoin + saham BBCA.

  1. Saham Defensif Dividen (misal: TLKM/UNVR/ICBP) – 8% portofolio (Rp 000.000) Bisnis konsumsi / telekomunikasi yang:

Defensif,

Memberi dividen rutin,

Cocok jadi cash generator jangka panjang.

Teknis Eksekusi:

Buka akun di sekuritas lokal (BRI Danareksa, Mandiri Sekuritas, dsb.).

Pembelian bisa dicicil per bulan dengan nominal tetap (misal 10–20 juta/bulan).          Dividen yang diterima:

Jangan dihabiskan,

Masukkan lagi ke saham/ETF → melipatgandakan compounding.

 

⚪ D. 10% — KAS & DANA LIKUID Total: Rp 100.000.000

Tujuan:

Buffer psikologis & finansial.

Amunisi untuk beli saat terjadi crash.

Penempatan Contoh:

5% (Rp 50 juta) di tabungan/giro yang mudah diambil.    5% (Rp 50 juta) di:

Reksa dana pasar uang, atau   Deposito jangka pendek.

Fungsi Strategis:

  1. Safety Net

Untuk biaya hidup mendadak, kecemasan, dsb.

  1. Opportunity Fund

Saat terjadi crash besar (misal indeks turun >20% / BTC terkoreksi tajam), dana ini bisa dipakai untuk:

Top-up Bitcoin,

Top-up S&P 500 / BBCA.

 

3.  Pola Kerja Tahunan Portofolio 50/50

  1. Tahun 1–3: Fase Akumulasi Agresif

Tambah modal rutin dari cash flow bisnis.

Fokus memperbesar ukuran portofolio (P), bukan sibuk lihat grafik harian.

  1. Tahun 4–7: Fase Compounding

Portofolio mulai terasa berat.

Dividen & capital gain mulai signifikan.

Bitcoin bisa naik siklus halving → nilai nominal bertambah besar.

  1. Tahun 8–10: Fase Konsolidasi & Hegemoni Kecil

Nilai portofolio bisa tumbuh berlipat (tergantung return).         Nama & reputasi (build your name) membuat:

Orang mulai menawarkan partnership,

Modal eksternal bisa masuk (family, fund, dll.).

  1. Rebalancing: 1x per Tahun

Misal Bitcoin naik terlalu tinggi hingga jadi 70% portofolio:        Bisa jual sebagian kecil → dialihkan ke ekuitas / kas,

Kembali ke struktur 50/50 (atau sesuai strategi baru).

Bersama

PT. Jasa Konsultan Keuangan
PT. Jasa Laporan keuangan
PT.
BlockMoney Blockchain Indonesia


“Selamat Datang di Masa Depan”
Smart Way to Accounting Solutions


Bidang Usaha / jasa:
ACCOUNTING Service
– Peningkatan Profit Bisnis (Increased Profit Business Service)
– Pemeriksaan Pengelolaan (Management Keuangan Dan Akuntansi, Due Diligent)
KONSULTAN pajak (TAX Consultant)
– Studi Kelayakan (Feasibility Study)
– Projek Proposal / Media Pembiayaan
– Pembuatan PERUSAHAAN Baru
– Jasa Digital MARKETING (DIMA)
– Jasa Digital EKOSISTEM (DEKO)
– Jasa Digital EKONOMI (DEMI)
– 10 Peta Uang BLOCKCHAIN

Hubungi: Widi Prihartanadi / Wendy Via Jonata :0813 8070 0057 / 0811 1085 705

Email: headoffice@jasakonsultankeuangan.co.id
cc:
jasakonsultankeuanganindonesia@gmail.com
jasakonsultankeuangan.co.id

PT JASA KONSULTAN KEUANGAN INDONESIA https://share.google/M8r6zSr1bYax6bUEj

https://g.page/jasa-konsultan-keuangan-jakarta?share

 

WebSite :

https://blockmoney.co.id/

https://jasakonsultankeuangan.co.id/

https://sumberrayadatasolusi.co.id/

https://jasakonsultankeuangan.com/

https://jejaringlayanankeuangan.co.id/

https://skkpindotama.co.id/

https://mmpn.co.id/

https://marineconstruction.co.id/

https://g.page/jasa-konsultan-keuangan-jakarta?share

 

Sosial media:

https://www.instagram.com/p/B5RzPj4pVSi/?igshid=vsx6b77vc8wn/

https://twitter.com/pt_jkk/status/1211898507809808385?s=21

https://www.facebook.com/JasaKonsultanKeuanganIndonesia

https://linkedin.com/in/jasa-konsultan-keuangan-76b21310b

https://youtube.com/@jasakonsultankeuangan2387


Digital EKOSISTEM (DEKO) Web KOMUNITAS (WebKom) PT JKK DIGITAL:
Platform komunitas corporate BLOCKCHAIN industri keuangan

#JasaKonsultanKeuangan #BlockMoney #jasalaporankeuangan #jasakonsultanpajak #jasamarketingdigital
#JejaringLayananKeuanganIndonesia #jkkinspirasi #jkkmotivasi #jkkdigital #jkkgroup

#sumberrayadatasolusi #satuankomandokesejahteraanprajuritindotama
#blockmoneyindonesia  #marinecontruction #mitramajuperkasanusantara #jualtanahdanbangunan
#jasakonsultankeuangandigital #sinergisistemdansolusi #Accountingservice #Tax #Audit #pajak #PPN

Balas Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edit Template

Jl. Ahmad Yani No.kav20, Marga Jaya, Kec. Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17141

Need Help

Hubungi kami

jasajualbelilaptop@gmail.com

© 2025 Jual Beli Laptop